Aktivasi Otak Tengah | Franchise Otak Tengah
aktivasi otak Analisa Bakat Melalui Sidik Jari
Aktivasi Otak Gratis Jadwal Aktivasi Otak
otak tengah midbrain activation indonesia stimulasi otak otak tengah indonesia aktivasi otak tengah mid brain activation indonesia aktivasi otak otak tengah otak tengah mesencephalon activation midbrain activationmesencephalon activation indonesia aktivasi otak mesencephalon activation indonesia midbrain activation midbrain activation
[ MENU ]
 FAQ


[ ARTIKEL ]

  • penyebab kesulitan belajar pada anak

  • riset membuktikan belajar musik meningkatkan kemampuan otak anak

  • ini jawaban mengapa kemampuan belajar tiap orang berbeda

  • usia ideal bagi anak untuk masuk sekolah dasar

  • tips melatih indera bayi

  • baca novel bisa meningkatkan fungsi otak





  • [ STAT ]





     

    Tips Mengatasi Anak pemarah

    Kategori : Tips
     
     
     
    Mungkin Anda sebagai orang tua pernah menemukan sikecil yang tiba-tiba panik, mengamuk, menjerit, berguling,guling, menangis, menyatakan mengapa anak marah, atau hanya diam sebagai ungkapan dari kemarahan si kecil.

    Setiap anak memiliki kebiasaan yang berbeda-beda, ada yang mudah marah dan ada yang tidak. Pada dasarnya, amarah adalah emosi negatif yang muncul ketika keinginan tidak terpenuhi. Kemarahan sering dikaitkan dengan frustasi yang sangat wajar dan sehat jika diekspresikan dengan wajar pula.

    Ada dua aspek perkembangan anak yang sangat terkait denga munculnya kemarahan, yaitu perkembangan (self,ego) dan perkembangan bahasa. Ketika rasa ini sudah berkembang, anak mulai banjir keinginan  yang terkdang berbeda dengan apa yang dipiirkan orang tua. Oleh karena itu, usia 2-4 tahun dikenal sebagai masa negativistik.

    Jika tidak dibarengi dengan sikap yang sehat, perkembangan ini pun menjadi tidak sehat. Akibatnya anak akan mengalami kesulitan untuk mengekspresikan kemarahannya dengan kata sehingga mereka cenderung berteriak, mengamuk, dan menangis. Hal ini akan mengganggu perkembangan psikis dan fisik anak.

    Berikut beberapa tip untuk mengatasi masalah ini seperti.

    1. Penuhi kebutuhan dasar anak

    Pastikan anak tidak lapar, haus, dan tidka lelah untuk mencegah kemarahan anak.

    2. Kenali ambang toleransi anak

    Setiap anak terlahir dengan ambang toleransi yang berbeda-beda. Terkadang anak mudah menghadapi kebisingan, pengalaman baru, kesesakan ruangan, dll. Tetapi, ada anak yang sulit menghadapi situasi seperti ini. Memahami ambang toleransi anak akan menghindari situasi amarah yang tidak sehat.

    3. Pelajari tanda munculnya kemarahan


    Pelajari tanda awal kemarahan anak seperti gusar, rewel, atau manja. Sehingga anda bisa mengantisipasi kemarahan anak.

    4. Pilih medan peperangan yang tepat


    Tidak usah bertentangan dengan anak selama tidak berkaitan dengan prinsip. Berikan pilihan atau negosiasi hingga mencapai kesepakan bersama.

    sumber : anakjenius.com
     
    Artikel Lain :
    proses kreativitas tak selamanya di otak kanan

    tips agar anak tidak kecanduan tv

    awas! anak bisa sakit jiwa karena beban pelajaran

    pengaruh suara ibu penting terhadap otak bayi

    hubungan kontak mata dan perilaku anak

     
    Dibaca : 5959 kali

     

    OTAKTENGAHINDONESIA.COM
    Baping Training Centre
    Jl.Haji Baping No.56, Susukan Ciracas, Jakarta Timur, Indonesia 13750
    HP : 0857-7969-8247, 0818-9510-70, 0812-1234-6758
    Fax. (021) 877-87912, Email : Info@otaktengahindonesia.com