Aktivasi Otak Tengah | Franchise Otak Tengah
aktivasi otak Analisa Bakat Melalui Sidik Jari
Aktivasi Otak Gratis Jadwal Aktivasi Otak
otak tengah midbrain activation indonesia stimulasi otak otak tengah indonesia aktivasi otak tengah mid brain activation indonesia aktivasi otak otak tengah otak tengah mesencephalon activation midbrain activationmesencephalon activation indonesia aktivasi otak mesencephalon activation indonesia midbrain activation midbrain activation
[ MENU ]
 FAQ


[ ARTIKEL ]

  • penyebab kesulitan belajar pada anak

  • riset membuktikan belajar musik meningkatkan kemampuan otak anak

  • ini jawaban mengapa kemampuan belajar tiap orang berbeda

  • usia ideal bagi anak untuk masuk sekolah dasar

  • tips melatih indera bayi

  • baca novel bisa meningkatkan fungsi otak





  • [ STAT ]





     

    Ilmuwan : Musik Bikin Otak Anak Lebih Cerdas

    Kategori : Umum
     
     
     
    BERBAGAI stimulasi perlu dilakukan untuk mengembangkan kecerdasan otaknya. Salah satunya dengan mendengarkan musik, yang terbukti memengaruhi perkembangan otak hingga dewasa nanti.

    Selama ini orangtua umumnya hanya terpaku pada pendidikan formal seperti sekolah untuk kemampuan baca, tulis, dan hitung (calistung) anak. Padahal, pendidikan seni seperti menari, musik, dan drama juga baik untuk perkembangan otak.

    Ahli pendidikan menyarankan orangtua untuk mulai melibatkan anaknya dalam kegiatan seni sejak dini. Banyak penelitian telah dipublikasikan pada beberapa tahun terakhir ini, menguatkan alasan bahwa pelajaran musik memiliki efek positif terhadap perkembangan otak anak.

    Menurut sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh American Psychological Association (APA), anak yang dikenalkan pelajaran musik dari kecil, kemampuan otaknya akan lebih tajam dibanding anak seusianya, bahkan saat mereka tidak lagi memainkan alat musik.

    Penelitian ini mengikutsertakan 70 orang dewasa sehat berusia 60 hingga 83 tahun yang dibagi dalam kelompok berdasarkan tingkat seberapa besar pengalaman musik mereka. Partisipan yang memiliki kemampuan musik mendapatkan hasil tes kognitif lebih baik daripada mereka yang tidak pernah belajar instrumen atau tidak bisa membaca not balok. Hasil penelitian ini dipublikasikan secara online dalam jurnal Neuropsychology yang diterbitkan oleh APA.

    "Kegiatan berbau musik sepanjang hidup dapat berfungsi sebagai latihan kognitif yang menantang, yang membuat otak Anda sehat dan lebih mampu mengakomodasi tantangan proses penuaan," kata pemimpin peneliti Brenda Hanna-Pladdy PhD seperti dikutip laman sciencedaily.com.

    "Mempelajari instrumen musik yang membutuhkan belajar dan praktek bertahun-tahun, membuat koneksi alternatif di otak yang dapat mengimbangi penurunan kognitif seiring bertambahnya usia," tambahnya.

    "Walaupun banyak penelitian telah dilakukan tentang manfaat kognitif aktivitas musik oleh anak-anak, ini adalah studi pertama untuk menguji apakah manfaat tersebut dapat berlangsung seumur hidup," kata Hanna-Pladdy.

    Hanna-Pladdy adalah seorang neuropsikolog klinis yang melakukan penelitian bersama dengan psikolog kognitif Alicia MacKay PhD dari University of Kansas Medical Center, Amerika Serikat. Tiga kelompok peserta penelitian yaitu orang-orang tanpa pelatihan musik sebelumnya, mereka yang selama satu sampai sembilan tahun belajar musik dan kelompok dengan setidaknya 10 tahun pelatihan musik.

    Semua partisipan memiliki tingkat pendidikan dan kebugaran yang sama serta tidak menunjukkan bukti menderita penyakit alzheimer.Semua partisipan musisi amatir tersebut biasanya mulai bermain alat musik pada sekitar 10 tahun.

    Lebih dari setengah di antaranya bermain piano,sementara sekitar seperempatnya pernah belajar instrumen jenis tiup kayu seperti flute atau klarinet. Sisanya, menguasai instrumen musik petik, seperti perkusi atau brass instrument.

    Peserta musisi yang lebih jago mendapatkan nilai tes kognitif lebih tinggi, diikuti dengan musisi yang biasa saja dan bukan musisi, yang akhirnya mengungkapkan tren yang berhubungan dengan berapa tahun mereka menekuni musik.

    Para musisi yang termasuk andal memiliki skor yang lebih tinggi secara statistik signifikan dibanding bukan musisi pada tes kognitif yang berkaitan dengan memori visuospatial, penamaan objek, dan fleksibilitas kognitif. Selain melalui pendengaran CD, Anda dapat membawa sang buah hati untuk belajar di tempat kursus musik.

    Sumber : Okezone.com
     
    Artikel Lain :
    memori anak berasal dari tindakan 60%, melihat 40%, mendengar 30%

    mengatasi perilaku hiperaktif anak dengan tidur siang

    sarapan bisa meningkatkan prestasi sekolah anak

    hukuman memukul anak sangat tidak dibenarkan

    tips melatih indera bayi

     
    Dibaca : 5161 kali

     

    OTAKTENGAHINDONESIA.COM
    Baping Training Centre
    Jl.Haji Baping No.56, Susukan Ciracas, Jakarta Timur, Indonesia 13750
    HP : 0857-7969-8247, 0818-9510-70, 0812-1234-6758
    Fax. (021) 877-87912, Email : Info@otaktengahindonesia.com