Aktivasi Otak Tengah | Franchise Otak Tengah
aktivasi otak Analisa Bakat Melalui Sidik Jari
Aktivasi Otak Gratis Jadwal Aktivasi Otak
otak tengah midbrain activation indonesia stimulasi otak otak tengah indonesia aktivasi otak tengah mid brain activation indonesia aktivasi otak otak tengah otak tengah mesencephalon activation midbrain activationmesencephalon activation indonesia aktivasi otak mesencephalon activation indonesia midbrain activation midbrain activation
[ MENU ]
 FAQ


[ ARTIKEL ]

  • penyebab kesulitan belajar pada anak

  • riset membuktikan belajar musik meningkatkan kemampuan otak anak

  • ini jawaban mengapa kemampuan belajar tiap orang berbeda

  • usia ideal bagi anak untuk masuk sekolah dasar

  • tips melatih indera bayi

  • baca novel bisa meningkatkan fungsi otak





  • [ STAT ]





     

    Fakta Ilmiah Kemampuan Beraktivitas Tanpa Mata

    Kategori : Umum
     
     
     

    Meski tak bisa melihat, bukan berarti tidak bisa beraktivitas layaknya orang normal. Pria tunanetra yang tak bisa melihat bisa mengendarai sepeyouda gunung dengan bantuan suara gema untuk melihat layaknya kelelawar.

    Daniel Kish masih berusia 13 bulan saat ia kehilangan matanya karena kanker retinoblastoma (kanker yang menyerang retina), tetapi hal tersebut tidak menghalangi dirinya untuk bisa mengenali lingkungan, berjalan-jalan bahkan mengendarai sepeda gunung layaknya pria normal.

    Dengan membuat suara klik dengan lidahnya kemudian mendengarkan echo (gema suara), Kish tahu di mana ia berada dan apa yang ada di sekitarnya. Kemampuan yang dimiliki Kish bahkan membuat orangtuanya kebingungan.

    Pada awalnya Kish merasa sendiri dan langsung mulai menggunakan suara untuk membantu navigasinya. Perilaku ini sebenarnya umum pada anak tunanetra tetapi hal ini sering tak didalami karena adanya stigma antisosial.

    "Saya tidak tahu apakah (echo) benar-benar menunjukkan jalan yang benar. Echo hanya memberitahu saya untuk menemukan jalan saya," jelas Daniel Kish (45 tahun), seperti dilansir ABC News.

    Kish menyebut tekniknya dengan Flash Sonar yang juga dikenal dengan ekolokasi manusia. Prinsipnya persis sama seperti yang digunakan beberapa hewan misalnya kelelawar.

    Gelombang suara merambat dalam refleksi atau pantulan tiga dimensi. Karakteristik dari gelombang kembali membawa informasi tentang obyek yang baru saja berinteraksi dengannya. Kish telah melatih diri untuk mendengarkan perbedaan halus dari berbagai echo dan dapat membedakan antara mobil, SUV atau truk, pagar, pagar rantai atau dinding.

    Kish mengatakan otaknya belajar untuk menginterpretasikan informasi yang terkandung dalam echo (gema) dan menggunakannya untuk membangun citra benda yang ada dihadapannya.

    Sebagai presiden World Access for the Blind, organisasi non-profit yang membantu orang tunanetra belajar untuk menjalankan kehidupan dengan lebih baik yang berbasis di Long Beach, California, Kish juga mengajarkan orang tunanetra bagaimana cara untuk melakukan ekolokasi.

    Dan untuk lebih memahami teknik kerjanya, ia bekerja sama dengan pada ilmuwan Kanada untuk studi pencitraan otak.

    "Kish sangat ingin mengetahui dan mengeksplorasi kemungkinan yang ada menarik yang terjadi di dalam otak saat ia melakukan ekolokasi," jelas Mel Goodale, Direktur Pusat Otak dan Pikiran di University of Western Ontario di London, Kanada.

    Menggunakan Magnetic Resonance Imaging (MRI), Goodale dan rekannya mempelajari pola aktivitas di otak Kish ketika ia mendengarkan klik lidah dan echo (gema).

    Menurut peneliti, alih-alih mengaktifkan korteks pendengaran yang merupakan daerah yang bertanggung jawab untuk menafsirkan suara, klik lidah dan gema justru muncul untuk mengaktifkan korteks visual Kish. Jadi otak akan mengaktifkan kemampuan visual korteks  tidak peduli apapun inputnya. Jika pada orang normal input berasal dari mata, maka pada kasus ini inputnya adalah berupa klik lidah yang kemudian mengaktifkan visual korteks.

    Kesimpulannya adalah OTAKLAH YANG MAMPU MEMBERIKAN PENGLIHATAN ALTERNATIF. Inilah dahsyatnya otak manusia yang tidak ada habis-habisnya untuk diteliti.

    "Ini benar-benar sangat menakjubkan. Ini terlihat seperti itu mengambil sebagian besar dari korteks visual primer di otak," ujar Goodale.

    Kish mengatakan ia berharap penelitian ini menambahkan kredibilitas untuk pendekatan, yang dapat menarik sumber yang dibutuhkan untuk memberikan lebih banyak lagi bagi penyandang tunanetra.

    "Orang tunanetra harus menyadari bahwa ini merupakan kesempatan yang dapat dilakukan cukup dengan sedikit ekolokasi. Saya pikir sangat penting untuk mendapatkan dan menerapkan di luar sana. Mungkin tidak untuk semua orang, tetapi patut dicoba," kata Goodale.

    Jurnal ilmiah akses di : http://www.plosone.org/article/info%3Adoi%2F10.1371%2Fjournal.pone.0020162

    KAMI MEMBERIKAN KESEMPATAN PADA TUNANETRA (ANAK-ANAK & DEWASA) DI INDONESIA UNTUK MENGIKUTI AKTIVASI OTAK GRATIS. DIHARAPKAN DENGAN PROGRAM AKTIVASI INI, TUNANETRA MEMILIKI INDERA LAIN YANG SEMAKIN PEKA  SEHINGGA DIHARAPKAN MEREKA MEMILIKI "PENGLIHATAN" ALTERNATIF UNTUK MEMUDAHKAN MEREKA MENJALANI KEHIDUPAN SEHARI-HARI.

    ADAPUN METODE YANG DIGUNAKAN UNTUK AKTIVASI TUNANETRA BERBEDA DENGAN AKTIVASI UNTUK ANAK-ANAK.  SILAHKAN HUBUNGI INFO@OTAKTENGAHINDONESIA.COM
     
    Artikel Lain :
    sarapan bisa meningkatkan prestasi sekolah anak

    hukuman memukul anak sangat tidak dibenarkan

    berhati-hatilah memuji anak yang pemalu atau kurang percaya diri

    manfaat intuisi untuk bisnis

    fakta tentang otak manusia

     
    Dibaca : 3228 kali

     

    OTAKTENGAHINDONESIA.COM
    Baping Training Centre
    Jl.Haji Baping No.56, Susukan Ciracas, Jakarta Timur, Indonesia 13750
    HP : 0857-7969-8247, 0818-9510-70, 0812-1234-6758
    Fax. (021) 877-87912, Email : Info@otaktengahindonesia.com